Sunday, 01 March 2009

Heboh, Gambar Caleg Partai Aceh Diganti Muka Monyet

Saturday, 28 February 2009 06:15
Lhokseumawe | Harian Aceh—Gambar Nurajda, calon anggota legislatif dari Partai Aceh yang terpampang dalam baliho di Jalan Pase, Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe mendapat pelecehan dari oknum tidak bertanggung jawab, Jumat (27/2). Gambar wajah caleg nomor urut enam dari daerah pemilihan (Dapil) Banda Sakti itu diganti dengan muka monyet.

Pantauan Harian Aceh, baliho milik Nurajda berukuran 1,5x 2 meter itu dipajang berjejer dengan baliho sejumlah caleg lainnya, persis di depan terminal angkutan kota yang belum difungsikan di Jalan Pase. Insiden langka itu membuat heboh warga Kota Lhokseumawe. Sejumlah warga termasuk pengguna jalan sempat melihat langsung baliho tersebut sebelum diamankan pihak Panwaslu sebagai barang bukti.

Nurajda, caleg pemilik baliho tersebut saat ditemui di lokasi, mengaku amat kecewa dan terpukul akibat ulah oknum yang merusak gambarnya. “Penempelan gambar monyet pada baliho saya merupakan tindakan jahat yang tidak bisa ditolerir. Mungkin kehadiran saya yang didukung Partai Aceh dianggap lawan keras partai-partai lain dalam merebut kursi di DPRK Lhokseumawe,” kata istri seorang mantan petinggi GAM ini.

Salah seorang aktivis Partai Aceh, Din Dino memperkirakan bahwa gambar monyet itu ditempel pada saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah salat Jumat, karena kawasan tersebut tergolong sepi dari lalu lalang warga. “Pelakunya sangat biadab, telah merusak dan melecehkan baliho caleg Partai Aceh,” kata Din Dino, saat ditemui di lokasi baliho tersebut.

Dino menyebutkan, pengrusakan dan pelecehan terhadap atribut Partai Aceh bukan kali ini saja. Sehari sebelumnya, kata dia, ratusan bendera Partai Aceh yang dipasang di kawasan Rumah Sakit Sakinah, di Desa Hagu Tengah Kecamatan Banda Sakti telah hilang. “Sebanyak 170 lembar bendera PA yang kami pajang, hilang. Ini bukti bahwa ada pihak-pihak yang sengaja mengusik dan merusak ketenteraman daerah jelang Pemilu 2009,” katanya.

Muktar Yusuf, anggota Panwaslu Kota Lhokseumawe mengatakan pihaknya sudah mendata bukti pengrusakan dan pelecehan terhadap baliho caleg dari Partai Aceh itu. “Kita telah mengumpulkan bukti-bukti, yakni gambar moyet yang ditempelkan di muka caleg PA atas nama Nurajda,” katanya. Kasus tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur berlaku.(irs)

1 comment:

  1. Biasa lah itu lagu lama....
    Ulah organisasi atau oknum/orang yang tidak ingin melihat Aceh maju dan aman...biasa karena ketakutan...?

    ReplyDelete